Mahasiswa

  • 20 Jun 2012

 


Bimbingan Konseling dan Penasihat Akademik

Bimbingan pengembangan pribadi, sosial, dan ketrampilan belajar untuk mahasiswa.

Unit Aktifitas Mahasiswa (UKM)

Wadah untuk pembinaan mahasiswa meliputi bidang olahraga, kesenian, pers mahasiswa, dsb. Info lebih lengkap bisa dilihat di halaman Unik Kegiatan Mahasiswa

 

 

Pembinaan Soft Skills

Pembinaan kemampuan non-akademik mahasiswa sebagai penunjang bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.


Beasiswa

Informasi mengenai Beasiswa pendidikan bagi mahasiswa UB.

 

Kesehatan

Informasi mengenai layanan kesehatan dan kebugaran yang tersedia bagi mahasiswa UB.

 

IT

Informasi layanan Teknologi Informasi dan Koneksi Internet dalam kampus bagi mahasiswa.

Perpustakaan

Informasi mengenai perpustakaan di UB.

 

JPC

Pusat penempatan kerja yang bisa diakses oleh mahasiswa.

Bimbingan dan Konseling (BK) dan Penasihat Akademik (PA)

A.Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan konseling (BK) adalah proses pemberian bantuan secara sistematis dan intensif yang dilakukan oleh dosen yang bertugas khusus itu kepada mahasiswa dalam rangka pengembangan pribadi, sosial, dan ketrampilan belajar (learning skill) demi karir  masa depannya, yang dilakukan oleh tim yang bertugas khusus untuk itu.
  1. Tujuan
    Membantu mahasiswa dalam :
    a. Mewujudkan potensi dirinya secara optimal, baik untuk kepentingan dirinya maupun masyarakat.
    b. Menempatkan dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya secara konstruktif.
    c. Memecahkan persolan yang dihadapinya secara realistis.
    d. Mengambil keputusan mengenai berbagai pilihan secara rasional.
    e. Melaksanakan keputusan secara konkrit dan bertanggung jawab atas keputusan yang ditetapkan.
    f. Menyusun rencana untuk masa depan yang lebih baik.
  2. Fungsi
    Fungsi Bimbingan dan Konseling serta Penasehat Akademik sebagai berikut :
    a. Penyaluran : bimbingan berfungsi dalam membantu mahasiswa mendapatkan lingkungan yang sesuai dengan keadaan dirinya.
    b. Penyesuaian (adaptasi) : bimbingan  berfungsi dalam rangka membantu mahasiswa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, baik lingkungan sosial pemukiman maupun lingkungan belajar.
    c. Pencegahan : bimbingan berfungsi dalam rangka membantu mahasiswa menghindari kemungkinan terjadinya hambatan dalam perkembangan diri untuk mencapai sukses belajar.
    d. Pengembangan : bimbingan berfungsi dalam membantu mahasiswa mengembangkan dirinya secara optimal dalam mencapai sukses belajar.
    e. Perbaikan : bimbingan berfungsi dalam membantu mahasiswa memperbaiki kondisinya yang dipandang kurang memadai.
    f. Pengadaptasian : bimbingan berfungsi dalam membantu Universitas Brawijaya menyesuaikan kebijaksanaan dengan keadaan mahasiswa.
    g. Petugas bimbingan dan konseling tetap menjaga kerahasiaan dari mahasiswa yang terkait dengan keperluan bimbingan dan konseling itu.
  3. Program Layanan
    Program Layanan meliputi :
    a. Pengumpulan data mahasiswa baik akademik maupun non akademik.
    b. Pemberian informasi kepada mahasiswa tentang berbagai hal yang berguna bagi pengembangan pribadi, sosial, studi dan karier mahasiswa.
    c. Pemberian pelatihan kepada mahasiswa secara kelompok untuk pengembangan pribadi, sosial, studi dan kariernya.
    d. Pelayanan bantuan pemecahan masalah, baik yang bersifat akademik maupun non akademik melalui konseling / konsultasi.
    e. Pemberian layanan rujukan kepada mahasiswa yang permasalahannya tidak teratasi oleh petugas bimbingan atau dosen konselor.
    f. Pemberian pelatihan dan konsultasi kepada dosen penasehat akademik sehubungan dengan proses bimbingan dan konseling kepada mahasiswa yang menjadi asuhannya.
    g. Pemberian informasi kepada pimpinan universitas fakultas jurusan, program diploma dan program pascasarjana tentang berbagai karakteristik terkait  tingkat keberhasilan belajar mahasiswa secara umum.
  4. Lain - Lain
    a. Petugas Bimbingan dan Konseling harus melaporkan tugasnya secara berkala kepada pimpinan universitas.
    b. Dosen Konselor di fakultas, jurusan, program diploma dan program pascasarjana harus melaporkan tugasnya secara berkala kepada pimpinan yang berkait.
    c. Pimpinan universitas harus memperhatikan hak-hak petugas Bimbingan dan Konseling.
    d. Pimpinan fakultas, jurusan, program diploma dan pascasarjana harus memperhatikan hak-hak Dosen Konseling.
B. Penasihat Akademik
Penasihat Akademik (PA) adalah dosen yang memberikan bantuan berupa nasihat akademik kepada mahasiswa, sesuai dengan program studinya, untuk meningkatkan  kemampuan akademik mahasiswa, sehingga program studinya  selesai dengan baik.
  1. Tugas
    Penasihat Akademik bertugas :
    a. Memberikan informasi tentang pemanfaatan sarana dan prasarana penun-jang bagi kegiatan akademik dan non akademik.
    b. Membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah-masalah akademik.
    c. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik (ketrampilan belajar) sehingga tumbuh kemandirian belajar untuk keberhasilan studinya  sebagai seorang ahli.
    d. Memberi rekomendasi tentang tingkat keberhasilan belajar mahasiswa untuk keperluan tertentu.
    e. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan kepribadian menuju ter-wujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang berwawasan, berfikir dan ber¬perilaku sesuai dengan nilai-nilai Agama, Kebangsaan serta adat dan berbagai norma positif lainnya.
    f. Membantu mahasiswa mengembangkan wawasan belajar keilmuan secara mandiri sepanjang hayat.
    g. Memberi peringatan tentang evaluasi akademik terhadap mahasiswa yang IP-nya selama 2 (dua) semester berturut-turut kurang dari 2 (dua) dan sks yang dicapai kurang dari 24 sks.
  2. Pada saat registrasi akademik setiap awal semester, PA berkewajiban melaksanakan tugas kepenasihatanya dengan kegiatan antara lain :
    a. Memproses pengisian KRS dan bertanggung jawab atas kebenaran isinya.
    b. Menetapkan kebenaran jumlah kredit yang boleh diambil mahasiswa dalam semester yang bersangkutan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
    c. Meneliti dan memberi persetujuan terhadap studi semester yang direncanakan oleh mahasiswa dalam KRS.
    d. Pada saat menetapkan jumlah beban studi PA wajib memberikan penjelasan secukupnya atas ketetapan yang diambil oleh mahasiswa  agar mahasiswa dapat menyadari dan menerima penetapan tersebut dengan penuh perhatian dan pengertian.
  3. Dalam melaksanakan tugasnya, dosen PA tiap semester memperhatikan hasil belajar :
    a. Mahasiswa asuhannya secara perorangan atau kelompok.
    b. Semua mahasiswa fakultas / jurusan yang bersangkutan secara kelompok untuk angkatan tahun yang bersangkutan atau sebelumnya
  4. Penasehat akademik dapat meminta bantuan kepada unit-unit kerja lainnya (antara lain Bimbingan dan Konseling) dalam rangka kepenasehatan.
  5. Kegiatan kepenasihatan dalam bidang akademik dikoordinir oleh PD I, sedang dalam masalah non akademik dikoordinir oleh PD III.
  6. Setiap dosen Pembimbing Akademik harus selalu memperhatikan Kode Etik Kehidupan Kampus.
  7. Administrasi kepenasihatan dikembangkan melalui berbagai daftar dan kartu. Jenis dan kegunaan daftar dan kartu tersebut harus dipahami oleh Penasihat Akademik.
    a. Yang dimaksud dengan daftar adalah :
    1. Daftar nama mahasiswa.
    2. Daftar hadir perkuliahan mahasiswa
    3. Daftar nilai ujian
    b. Yang dimaksud dengan kartu adalah :
    1. Kartu Rencana Studi (KRS) Yang mencatat semua mata kuliah yang diprogramkan (diambil oleh mahasiswa yang bersangkutan) pada masing-maing semester.
    2. Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS) yang mencatat semua perubahan pengambilan beban berban studi setelah diadakan konsultasi.
    3. Kartu Hasil Studi (KHS) yang mencatat nilai yang diperoleh mahasiswa bagi mata kuliah yang diprogram dalam KRS.
    4. Kartu Pribadi / perkembangan Akademik Mahasiswa (KPAM) yang digunakan untuk mencatat data pribadi mahasiswa.
    c. Dalam batas-batas kemungkinan serta pertimbangan efisien, jenis-jenis kartu seperti tersebut pada butir 7.b dapat dicetak/ dijadikan dalam satu kartu.
    d. Masing-masing fakultas dapat mengembangkan daftar dan kartu lain, selain yang tersebut pada nomor 7a dan7b.
  8. Lain-lain
    a. Setiap petugas penasihat akademik wajib melaporkan tugasnya secara berkala kepada pimpinan fakultas, jurusan, diploma dan pascasarjana.
    b. Pimpinan fakultas, jurusan, diploma, dan pascasarjana harus memperhatikan hak-hak dosen Penasihat Akademik.


Fakultas Teknologi Pertanian.

  • BKPA (Badan Konseling dan Pembimbingan Akademik) merupakan lembaga pelayanan kepada mahasiswa yang baru dibentuk dibawah Fakultas Teknologi Pertanian.
  • BKPA merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mengatasi problematika yang dialami mahasiswa baik yang berhubungan dengan pendidikan, maupun non pendidikan, dimana secara tidak langsung hal ini akan mempengaruhi proses belajar dan kuantitas lulusan.
  • Bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan BKPA adalah :
    a. Melakukan lokakarya konseling dan pembimbingan akademik mahasiswa
    b. Melakukan evaluasi bimbingan konseling terhadap mahasiswa
    c. Membentuk kakak asuh
  • Dalam pelaksanaannya, BKPA melibatkan dosen pembimbing akademik, dan juga mahasiswa senior yang lolos sebagai kakak asuh.

Pembinaan Soft Skills

  • Pembinaan soft skill pada mahasiswa tidak dilakukan secara terpisah, melainkan penerapannya dilakukan terintegrasi dalam mata kuliah.
  • Penerapan dalam mata kuliah dilakukan melalui tugas kelompok, diskusi kelompok secara aktif, praktikum berkelompok dsb.
  • Penilaian soft skill berdasarkan pada kriteria tertentu (misal : kemampuan bekerjasama dalam tim, kemampuan berkomunikasi, kemampuan memecahkan masalah) sesuai dengan tugas yang diberikan.
  • Dari hal-hal tersebut dapat dilihat bahwa mahasiswa belum sepenuhnya dapat memahami pentingnya soft skill, sehingga perlu dilakukan pembinaan yang baik dalam mengembangkan soft skill.
  • JPC (Job Placement Centre) UB memberi kemudahan akses mahasiswa untuk meningkatkan soft skill melalui intership di perusahaan yang dapat diakses melalui http://jpc.ub.ac.id/internship.php
  • Universitas Brawijaya telah mengukuhkan dirinya sebagai Enterpreneurial university. Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat merupakan salah satu jalan untuk mewujudkan hal tersebut. Didalam PIBLAM terdapat berbagai pelayanan salah satunya adalah pada Divisi Pendidikan dan Pelatihan (University of Brawijaya Education Enterpreneurship Centre). Pendidikan Enterpreneurship memiliki peran utama dalam perubahan tata nilai dan perilaku (enterpreneurial value) civitas akademik pada fase transisi UB menuju Enterpreneurial University. Detail ada di http://www.piblam.ub.ac.id
  • Bentuk kegiatan yang dilakukan diatur oleh masing-masing lembaga, disesuaikan dengan kebutuhannya, dan disetujui oleh pihak Fakultas.
  • Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan seluruh mahasiswa yang menjadi penggurus dan anggota lembaga tersebut, dan bahkan dalam beberapa kegiatan juga melibatkan partisipasi aktif dari semua mahasiswa
  • Dari kegiatan ekstrakurikuler ini ,mahasiswa dapat mengembangkan minat dan bakatnya masing-masing, mengembangkan soft skill terutama dalam hal berorganisasi, sehingga selain dapat berprestasi dibidang akademik, juga mampu berprestasi di bidang non akademik.

Beasiswa

Pemberian beasiswa dilakukan oleh pihak universitas, dengan dibantu pihak fakultas dalam hal pendaftaran dan verifikasi mahasiswa yang layak menerima beasiswa. Pendaftaran beasiswa dilakukan setiap satu tahun sekali dan terdapat berbagai jenis beasiswa, yaitu BBM, PPA, Pertamina dll. Mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa, dapat mendaftar secara online melalui website http://beasiswa.ub.ac.id

Kesehatan

  • Fitness Centre UB dapat dipergunakan oleh mahasiswa.
  • Jaminan kesehatan untuk mahasiswa UB selama satu tahun.
  • Poliklinik UB, terletak di Rumah Sakit UB.

Jaringan Internet dan Komputer

  • Layanan bebas akses internet melalui wireless yang bisa diakses di seluruh kampus, maupun melalui fasilitas komputer tersedia di Jurusan, Fakultas, Perpustakaan.
  • Mahasiswa dapat mengakses situs SIAM (Sistem Informasi Akademik Mahasiswa Online) Universitas Brawijaya di https://siakad.ub.ac.id/siam/
  • Fitur-fitur akademik mahasiswa yang dapat diakses secara online yaitu :
    a. Pengisian kartu Rencana Studi
    b. Informasi Kartu Hasil Studi
    c. Informasi Kelas dan Dosen
    d. Informasi jadwal kuliah dan ujian
    e. Pengisian biodata mahasiswa
  • Layanan warung internet dari PPTI bisa di akses di SCS (Student Computer Center) di Gedung Rektorat Lama lt.2, untuk informasi lebih lanjut bisa di akses di http://scs.ub.ac.id/

Perpustakaan

  • Perpustakaan dan ruang baca ada di tingkat program studi/jurusan dan juga di universitas.

Layanan Informasi Lowongan Kerja dan Pelatihan Kerja

Informasi kerja melalui JPC (Job Placement Centre) UB yang dapat diakses melalui situs http://jpc.ub.ac.id. Pelayanan di JPC terbagai dalam 3 divisi yaitu :

  1. Divisi Kerja Sama dan Pengembangan
    Divisi ini akan menjalin kerjasama dengan DUDI (Dunia Usaha Dan Industri) dalam kaitannya dengan pengumpulan informasi yang membantu mahasiswa dan alumni untuk memasuki dunia kerja. Proses pengembangan jalinan kerjasama dilakukan secara berkesinambungan dan terencana.
  2. Divisi Rekruitment
    Divisi ini bekerja membantu mahasiswa dan alumni menemukan karir dengan memfasilitasi perusahaan penyedia lapangan kerja sesuai kompetensi profesi yang ditetapkan.
  3. Divisi Pelatihan dan Konsultasi
    Divisi ini menangani program-program pelatihan dan pengembangan mandiri yang diselenggarakan JPC secara rutin tiap satu tahun, disamping itu juga menyelenggarakan program pelatihan hasil kerjasama dengan pihak lain yang berkompeten di bidangnya. Untuk mepersiapkan mahasiswa dan alumni memasuki dunia kerja sesuai dengan kompetensi yang ada. Divisi ini juga memberikan layanan konsultasi bagi mahasiswa dan alumni yang membutuhkan informasi yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan.