Lambang UB

lambang UB

Lambang UB berbentuk segilima dengan warna dasar hitam, di dalamnya terdapat gambar Raden Wijaya (Prabu Brawijaya) berwarna kuning emas, sebagai penjelmaan Dewa Wisnu yang bertangan empat dengan memegang lampu, sangkhala, gada, dan cakra, mengenakan mahkota Candra Kapala, di samping kiri dan kanan sepasang Dewa Perwara sebagai pengikut Sang Raja, dengan warna dasar biru dan bersinar dari pusat. Makna lambang UB adalah sebagai berikut :

  1. Segi Lima, bermakna menjunjung tinggi Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
  2. Warna Kuning Emas, bermakna jiwa kepeloporan seperti dimiliki oleh Raden Wijaya.
  3. Dasar Hitam, bermakna keabadian.
  4. Mahkota Candra Kapala, bermakna berani membongkar segala sesuatu yang dianggap kurang wajar atau kurang benar.
  5. Gada, bermakna penegak tertib hukum.
  6. Cakra, bermakna berani meratakan segala sesuatu yang kurang wajar atau kurang benar.
  7. Sangkhala, bermakna segala sesuatu dilakukan dengan kesucian yang disertai dengan tugas pemeliharaan atau pembinaan sesuai dengan sifat Wisnu.
  8. Lampu, bermakna percaya dan meyakini benar bahwa Zat itu ada.

Logo UB

Makna logo UB adalah sebagai berikut :

  1. Huruf UB dalam bulatan, bermakna bahwa UB selalu dinamis keberadaannya dalam masyarakat dunia.
  2. Sayap berjumlah tiga buah mengelilingi bulatan dunia menggambarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertaraf internasional.
  3. Warna emas pada huruf dan gambar bermakna kebijaksanaan dan kejayaan.
  4. Warna biru menggambarkan UB bersifat universal.
  5. Bingkai bujur sangkar bermakna keadilan.

Motto UB

“Building Up Noble Future”

Penulisan motto UB menyiratkan makna “Membangun kemuliaan masa depan”.

Maskot UB

Maskot UB bernama BRONE, yang merupakan singkatan dari “Brawijaya Number One”. BRONE memiliki konsep sebagai robot pendamping yang menjadi pemandu informasi. Dia mampu belajar dan terus berkembang. Makna maskot UB adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk Robot, bermakna inovasi, juga mewakili wujud yang kuat dan kooh, sehingga mampu mewakili konsep kekuatan daya saing.
  2. Dominasi warna biru, kuning, silver, dan hitam, masing-masing mewakili makna kepercayaan, kebahagiaan, modernisasi, dan elegan.