Instruksi Rektor Tentang Kegiatan Perkantoran Dalam Masa PPKM Darurat

INSTRUKSI REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA
NOMOR 6295 TAHUN 2021
TENTANG
KEGIATAN PERKANTORAN DALAM MASA PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT DARURAT CORONA VIRUS DISEASE 2019

Menindaklanjuti:

  1. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali;
  2. Peraturan Rektor Nomor 35 Tahun 2020 tentang Kampus Tangguh Universitas Brawijaya;

serta memperhatikan Surat Edaran Walikota Malang Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019, Rektor perlu melakukan tindakan untuk menentukan pelaksanaan kegiatan perkantoran di lingkungan Universitas Brawijaya. Berdasar hal tersebut dengan ini Rektor memberikan Instruksi kepada Wakil Rektor, Dekan/Direktur Pascasarjana, Ketua/Direktur Pendidikan Vokasi, Koordinator/Direktur Program Studi di Luar Kampus Utama, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Direktur Utama Badan Pengelola Usaha, dan Kepala Satuan Pengamanan di lingkungan Universitas Brawijaya;
untuk:

KESATU : Mendekatkan diri kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dengan terus meningkatkan ibadah dan amal kebaikan lainnya serta berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

KEDUA : Menentukan Pegawai yang Bekerja Dari Kantor untuk tugas esensial yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya yaitu pelayanan bidang akademik, bidang keuangan, bidang kepegawaian, dan bidang kemahasiswaan maksimal 25% (dua puluh lima persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

KETIGA : Pegawai yang bekerja diluar bidang pelayanan akademik, keuangan, kepegawaian, dan kemahasiswaan seluruhnya (100%) Bekerja Dari Rumah. Atasan langsung memastikan bahwa Pegawai yang Bekerja Dari Rumah benar-benar melaksanakan tugas.

KEEMPAT : Melarang Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan melakukan perjalanan dinas dan non dinas keluar wilayah domisili. Dalam hal tertentu apabila harus dilakukan perjalanan dinas atau non dinas keluar wilayah domisili, Tenaga Pendidik dan/atau Tenaga Kependidikan wajib mendapatkan izin tertulis dari Rektor.

KELIMA : Mewajibkan kantin/kafe/minimarket unit usaha di lingkungan Universitas Brawijaya hanya melayani delivery/take away dan tidak melayani makan di tempat (dine-in). Khusus untuk Guest House UB dan Griya UB, tamu yang berkunjung dibatasi maksimal 50% dari kapasitas tamu yang ditentukan.

KEENAM : Menutup tempat ibadah untuk sementara waktu selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid 19 di Wilayah Jawa dan Bali.

KETUJUH : Melakukan upaya melindungi diri dan orang lain dari persebaran Covid 19 dengan cara:

  1. menggunakan masker KN 95/yang sejenis atau menggunakan masker rangkap 2 (masker medis pada bagian dalam dan masker kain pada bagian luar) bagi yang tidak menggunakan masker KN 95;
  2. menjaga jarak aman minimal 2 (dua) meter, tidak bersalaman, dan tidak makan bersama;
  3. mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer;
  4. tidak berkerumun dan menjauhi kerumunan;
  5. tidak bekerja di ruangan dengan sirkulasi tertutup;
  6. tidak menerima tamu dari luar kampus;
  7. memastikan akses masuk ke kampus satu pintu (one gate) dan memastikan suhu tubuh setiap orang yang akan masuk kampus tidak lebih dari 37,5 derajat;
  8. segera melaporkan kepada Satgas Covid-19 masing-masing unit kerja dan Bekerja Dari Rumah apabila mengalami gejala terpapar Covid-19;
  9. menerapkan protokol kesehatan di lingkungan tempat tinggal;
  10. aktif melakukan screening harian dan melaporkan kepada Satgas Covid-19 masing-masing Unit Kerja apabila mendapati diri bergejala, melakukan kontak erat dengan orang yang positif Covid-19 atau terkonfirmasi Covid-19; dan
  11. melakukan tindakan lain yang diperlukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

KEDELAPAN : Pelaksanaan praktikum secara luring terbatas dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat serta dengan ketentuan:

  1. dosen, asisten, laboran, dan mahasiswa melakukan swab antigen sebelum praktikum dilakukan;
  2. peserta praktikum maksimal 25% dari kapasitas laboratorium; dan
  3. mendapatkan izin tertulis dari Rektor.

KESEMBILAN: Melarang mahasiswa untuk masuk ke kampus dan menghentikan sementara kegiatan penelitian/magang atau kegiatan lapang lainnya dan menggantinya dengan kegiatan lain yang diselenggarakan secara daring dengan bobot sama.

KESEPULUH : Melarang Tenaga Pendidik, Tenaga Pendidikan, Mahasiswa, dan masyarakat umum masuk ke area kampus. Dikecualikan untuk larangan tersebut adalah Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ditentukan Bekerja Dari Kantor.

KESEBELAS : Melakukan belanja untuk keperluan peningkatan daya tahan tubuh/imunitas dan alat pelindung diri guna pencegahan Covid-19 sesuai peraturan perundang-undangan.

Instruksi Rektor ini mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan sampai dengan dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid 19 di Wilayah Jawa dan Bali oleh Pemerintah.

Dikeluarkan di Malang
pada tanggal 4 Juli 2021

REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA,

ttd.

NUHFIL HANANI AR

Unduh berkas Instruksi Rektor (pdf)